Hidayatullah.com--Puluhan pemukim Zionis kemarin sore memasuki halaman Masjidil Aqsa dan berkeliaran di situ selama berjam-jam di bawah pengawalan polisi penjajah, demikian dikabarkan para penjaga masjid suci ketiga itu, dikutip kantor berita PIC (Palestinian Information Centre).
Para penjaga Masjidil Aqsa menceritakan, penyerbu-penyerbu itu masuk dari Pintu Al-Maghariba yang telah dikuasai sepenuhnya oleh penguasa Zionis Israel sejak pendudukan kota Al-Quds pada tahun 1967.
Para pemukim Zionis memasuki halaman Masjidil Aqsa dalam kelompok-kelompok kecil dikawal oleh polisi dan pasukan keamanan Zionis lainnya.
Para penjaga Masjidil Aqsa menduga, aksi penyerbuan ini merupakan jawaban para pemukim Zionis atas semakin gencarnya seruan dari kelompok-kelompok Yahudi fanatik pada hari-hari besar Yahudi. Diantara seruan itu agar para pemukim “melakukan berbagai ritual Talmud di halaman Masjidil Aqsa”.
Kelompok-kelompok Yahudi fanatik meyakini, halaman Masjidil Aqsa sebenarnya bagian dari Kuil Sulaiman. Karena itu, didukung pemerintah Zionis, kelompok-kelompok ini sudah menyiapkan rencana sistematis untuk menghancurkan Masjidil Aqsa dan membangun Kuil Sulaiman di atasnya. Diantaranya dengan menggali puluhan terowongan di bawah Masjidil Aqsa, dengan dalih penggalian untuk penelitian arkeologi.